Monday, June 16, 2014

Review: Jo Malone Nutmeg & Ginger Cologne


Halo semua! 

Aku masih akan mereview produk yang aku mention di Singapore Haul aku sebelumnya http://vixenlady.blogspot.com/2014/05/singapore-beauty-haul-jo-malone.html untuk kali ini, yuk kita simak mengenai Jo Malone Nutmeg & Ginger Cologne. 

Produk Jo Malone yang pertama kali aku coba adalah  Jo Malone Holiday 2013 Cologne Collection ( check here http://vixenlady.blogspot.com/2013/11/bangkok-beauty-haul-nars-chanel.html ) sejak saat itu aku jadi suka banget sama niche brand yang belum available di Jakarta ini.


Deskripsi dalam Tiga Kata 

Unik, fresh, spicy

 

Bagaimana kemasannya?

Botol kaca bening berukuran 100 ml Nutmeg & Ginger terlihat klasik. Cocok untuk dipajang di meja rias, memberi kesan posh & elegant. Cologne Jo Malone dikemas dalam kotak yang diikat dengan pita cantik. Tidak seperti kemasan luar parfum lainnya, kemasan Jo Malone thick & sturdy, bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda lain seperti perhiasan. Apabila cologne ini dijadikan hadiah untuk seseorang, tanpa dibungkus kertas kado pun sudah cantik. 

 

Wanginya seperti apa?

Notes: Nutmeg, ginger, sandalwood, cedar

 

Sesuai dengan namanya, Nutmeg & Ginger memiliki karakteristik wangi yang fresh dan spicy. Awalnya aku nggak tertarik dengan cologne ini, aku pikir 'who wants to smell like ginger? isn't it weird?' tapi ternyata anggapan aku salah, Nutmeg & Ginger is a really nice smell! at first aku sama sekali ngga mengenali satu note pun di dalam cologne ini. All notes blends in harmonious melody. 

 

Setelah beberapa kali pakai cologne ini, aku baru sadar bahwa cologne ini memiliki wangi pala (nutmeg) yang spicy dan woody. Bukan manisan pala, bukan juga pala kering yang telah dibalut gula, it just a freshly ground nutmeg. Wangi ginger (jahe) nya tidak terlalu strong, just a freshly sliced ginger to give an edge to the whole creation. Akhirnya cologne ini mellow down menjadi wangi kayu yang fresh. Nutmeg & Ginger is simple, fresh, uplifting, and one of a kind. 

 

Siapa ‘The Nose’ yang menciptakan parfum ini?

Nutmeg & Ginger merupakai wewangian pertama yang diciptakan oleh Jo Malone.

 

Kepribadian seperti apa yang kira-kira cocok dengan cologne ini?

This cologne is definitely unisex, bisa dipakai baik oleh laki-laki maupun perempuan yang laid back, simple, dan original. 

 

Kapan waktu yang tepat untuk memakai cologne ini?

I think this best worn on spring summer day dalam situasi yang relaks dan tidak terlalu formal. Saat situasi formal, kelihatannya butuh parfum yang jauh lebih complex dan outstanding. 

 

Bagaiman dengan sillage (trail) dan ketahanannya?

Sillage nya moderate, radiates within arm length. Nggak terlalu close to the skin, ngga terlalu kuat juga hingga satu ruangan bisa mencium baunya. Ketahanannya not really good, hanya sekitar 2 jam di kulit dan lebih lama bila disemprot di baju. 

 

Dimana belinya?

Aku beli di butik Jo Malone di Ngee An City, Singapore. Selain di Ngee An City, tersedia juga butik Jo Malone di Tang’s dan Marina Bay Sands. 

 

Jo Malone juga tersedia di negara Asia Tenggara lainnya yaitu Thailand. Tepatnya di Siam Paragon & Bandara Suvarnabhumi Bangkok. I believe harga di Bandara Suvarnabhumi lebih murah dari tempat lainnya yang aku mention di atas. 

 

Di Indonesia sendiri officially Jo Malone belum available, namun aku pernah baca bahwa beberapa orang membeli Jo Malone melalui online seller secara PO. 

 

Berapa harganya?

100 ml harganya SGD 194 (sekitar Rp 1.784.800,-) 

Friday, June 6, 2014

Review: Jo Malone English Pear & Freesia Cologne

Halo semua!

Produk Jo Malone yang pertama kali aku coba adalah Jo Malone Holiday 2013 Cologne Collection ( check here http://vixenlady.blogspot.com/2013/11/bangkok-beauty-haul-nars-chanel.html ) di dalam Holiday Collection 2013 tersebut wangi favorit aku adalah English Pear & Freesia. Sejak punya itu, aku pakai terus setiap hari, saat habis barulah kebingungan mau beli dimana karena produk Jo Malone sendiri belum tersedia di Jakarta. 

Fortunately, waktu ke Singapore kemarin I finally got my beloved English Pear & Freesia! Let’s see the review


Deskripsi dalam Tiga Kata

Ripe crisp pear

 

Bagaimana kemasannya?

Botol kaca bening berukuran 100 ml English Pear & Fressia terlihat klasik. Cocok untuk dipajang di meja rias, memberi kesan posh & elegant. Cologne Jo Malone dikemas dalam kotak yang diikat dengan pita cantik. Tidak seperti kemasan luar parfum lainnya, kemasan Jo Malone thick & sturdy, bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda lain seperti perhiasan. Apabila cologne ini dijadikan hadiah untuk seseorang, tanpa dibungkus kertas kado pun sudah cantik. 

 

Wanginya seperti apa?

“The essence of autumn. The sensuous freshness of just-ripe pears is wrapped in a bouquet of white freesias, and mellowed by amber, patchouli and woods. A luscious and golden scent”

Top notes: Melon, Pear
Middle notes: Freesia, Rose
Base notes: Musk, Patchouli, Amber, Rhubarb

Sebagai informasi, aku bahkan ngga terlalu suka makan buah pear, selain itu aku juga nggak pernah cium wangi bunga freesia kayak  apa. Namun entah mengapa aku suka banget sama cologne yang satu ini! 

Saat pertama disemprot, hindari mencium cologne ini secara langsung karena bau alkoholnya sangat kuat. Setelah alkohol menguap, wangi nya sedikit mengingatkan aku kepada champagne, it has those boozy characteristic. Setelah beberapa saat, aku mencium wangi pear yang warm & crisp, terasa juga sedikit honey tone yang sweet. Semua itu surrounded by a fresh beautiful floral smell. The dry down is mostly amber and musk.  Wanginya mengingatkan aku seperti makan warm grilled pear ditengah-tengah kebun bunga.

Semua wewangian Jo Malone bisa dikombinasikan satu sama lainnya. Jo Malone House menyarankan agar English Pear & Freesia dikombinasikan dengan Peony & Blush Suede agar lebih warm atau dengan Wild Bluebell agar lebih fresh.  Selain itu English Pear & Freesia bisa dikombinasikan dengan Pomegranate Noir dan juga Wild Fig & Cassis. You have endless combination with Jo Malone scents. Kuncinya, jangan takut untuk eksperimen. 

Saat coba-coba di butik Jo Malone, aku sempat sampling Wild Bluebell, sama seperti English Pear & Freesia, I love them both on their own. Wild Bluebell sendiri reminds me of airy watermelon smell. I think my next Jo Malone purchase would be Wild Bluebell. Saat dimix, walaupun hasilnya not bad, pear honey tone di dalam English Pear & Freesia yang aku suka jadi berkurang. Oleh karena itu aku lebih pilih untuk pakai English Pear & Freesia dan Wild Bluebell sendiri-sendiri. Selain itu, aku punya sebotol kecil Peony & Blush Suede, saat aku mix, hasilnya Peony & Blush Suede lebih mendominasi, aku kurang suka. Rasanya English Pear & Freesia ngga perlu di mix apa-apa juga sudah enak. 

Siapa ‘The Nose’ yang menciptakan parfum ini?

Christine Nagel. Dia salah satu nose terkenal dalam perfume industry. Karyanya yang popular termasuk Miss Dior Cherie, Narciso Rodriguez, Cartier Delices, dan masih banyak lagi.

 

Kepribadian seperti apa yang kira-kira cocok dengan cologne ini?

Kalau English Pear & Freesia adalah seorang perempuan, maka ia akan menjadi seseorang yang womanly, friendly, kind, genuine, and warm. She’s always exuding elegant aura naturally. 

 

Kapan waktu yang tepat untuk memakai cologne ini?

Spring or autumn, when you enjoy a walk in a beautiful park. Saat cuaca sedang mendung juga cocok, karena wanginya comfy & membangkitkan semangat. 

 

Bagaiman dengan sillage (trail) dan ketahanannya?

Sillage is moderate, within an arm length. Ngga terlalu soft  & close to the skin namun nggak terlalu strong juga hingga wangi nya sampai duluan dibandingkan orangnya. Ketahanannya sekitar 2-3 jam di kulitku dan lebih lama apabila disemprot di baju.

 

Dimana belinya?

Aku beli di butik Jo Malone di Ngee An City, Singapore. Selain di Ngee An City, tersedia juga butik Jo Malone di Tang’s dan Marina Bay Sands. 

 

Jo Malone juga tersedia di negara Asia Tenggara lainnya yaitu Thailand. Tepatnya di Siam Paragon & Bandara Suvarnabhumi Bangkok. I believe harga di Bandara Suvarnabhumi lebih murah dari tempat lainnya yang aku mention di atas. 

 

Di Indonesia sendiri officially Jo Malone belum available, namun aku pernah baca bahwa beberapa orang membeli Jo Malone melalui online seller secara PO. 

 

Berapa harganya?

100 ml harganya SGD 194 (sekitar Rp 1.784.800,-)  

Sekian dulu review aku kali ini, kedepannya aku masih akan review Jo Malone Cologne lainnya. Have a blessed day everyone!

Review: Jo Malone Orange Blossom Cologne

Halo semua! 

Aku mendapat banyak request untuk mereview beberapa produk yang aku mention di Singapore Haul aku sebelumnya  untuk memulai, yuk kita simak mengenai Jo Malone Orange Blossom Cologne.

Produk Jo Malone yang pertama kali aku coba adalah  Jo Malone Holiday 2013 Cologne Collection ( check here ) sejak saat itu aku jadi suka banget sama niche brand yang belum available di Jakarta ini.

 

Deskripsi dalam Tiga Kata 

Citrus, fresh, upliftting

 

Bagaimana kemasannya?

Cologne Jo Malone dikemas dalam kotak klasik yang diikat dengan pita cantik. Tidak seperti kemasan luar parfum lainnya, kemasan Jo Malone thick & sturdy, bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda lain seperti perhiasan atau bahkan alat tulis. Botol kaca bening Orange Blossom Cologne 30 ml mungil & kuat. Cocok untuk dibawa dalam tas menemani aktivitas sehari-hari. 

 

Wanginya seperti apa?

“A shimmering garden oasis. Clementine flower sparkles over a heart of orang blossom and water lily, with warm undertones of orris and balsamic vetiver. Pure Delight. “

 

Top notes: Citron, Green Notes, Clementine

Middle notes: African Orange Flower, Lotus

Base notes:Lilac

 

Saat pertama disemprot, yang tercium dengan kuat adalah aroma bunga jeruk yang fresh dan feminine. Disaat yang sama aku juga mencium wangi kulit jeruk yang bitter, dedaunan hijau yang sharp, serta citrus yang segar. Setelah beberapa saat aroma kulit jeruk, dedaunan dan citrus berkurang, meninggalkan wangi bunga jeruk yang lebih sweet dan lembut. Wanginya benar-benar real dan sangat mendekati wangi asli ingredients di atas. Aku ngga pernah mencium parfum lainnya dengan wangi seperti ini. 

 

Semua wewangian Jo Malone bisa dikombinasikan satu sama lainnya. Jo Malone House menyarankan agar Orange Blossom dikombinasikan dengan White Jasmine & Mint agar lebih fresh atau Dark Amber & Ginger Lily agar lebih warm. Choice lainnya, Orange Blossom juga bisa di mix dengan Nectarine Blossom & Honey. Kombinasi cologne Jo Malone dapat dilihat di http://www.jomalone.com/products/3805/Fragrance-Combining#

 

Siapa ‘The Nose’ yang menciptakan parfum ini?

Jo Malone herself. Terinspirasi saat dia stay di Hotel Bel Air Los Angeles yang memiliki atmosfer romantic era kolonial Spanyol. 

 

Kepribadian seperti apa yang kira-kira cocok dengan cologne ini?

Walaupun semua parfum Jo Malone dikategorikan sebagai unisex cologne, aku merasa bahwa cologne ini lebih cocok dipakai oleh perempuan. Orange Blossom cocok untuk seseorang yang vibrant, free spirited, relax, and fun.

 

Kapan waktu yang tepat untuk memakai cologne ini?

Perfect on hot spring and summer day. Walaupun disemprot banyak-banyak, ngga akan bikin pusing.

 

Bagaiman dengan sillage (trail) dan ketahanannya?

Sillage nya cukup kuat, saat aku pakai ini, rekan kerja yang jaraknya beberapa meter bisa mencium. Ketahanannya not really good, hanya sekitar 2 jam di kulit dan lebih lama bila disemprot di baju. 

 

Dimana belinya?

Aku beli di butik Jo Malone di Ngee An City, Singapore. Selain di Ngee An City, tersedia juga butik Jo Malone di Tang’s dan Marina Bay Sands. 

 

Jo Malone juga tersedia di negara Asia Tenggara lainnya yaitu Thailand. Tepatnya di Siam Paragon & Bandara Suvarnabhumi Bangkok. I believe harga di Bandara Suvarnabhumi lebih murah dari tempat lainnya yang aku mention di atas. 

 

Di Indonesia sendiri officially Jo Malone belum available, namun aku pernah baca bahwa beberapa orang membeli Jo Malone melalui online seller secara PO. 

 

Berapa harganya?

30 ml harganya SGD 97 (sekitar Rp 892.400,-)

 

Sekian dulu review aku kali ini. Kedepannya aku akan review lebih lanjut Jo Malone Cologne lainnya. Have a blessed day everyone!

Monday, June 2, 2014

Singapore Beauty Haul: Jo Malone, Penhaligon’s, Chanel, Clarisonic, Fresh, Josie Maran, Urban Decay, Makeup Forever, Lush, Shu Uemura, L’occitane, OPI


Hi ladies! Aku baru kembali dari Singapore dan di dalam post kali ini aku mau share sedikit mengenai beauty products yang aku dapatkan disana. Let’s see each one of them


Jo Malone Nutmeg and Ginger Cologne
Sejak coba Jo Malone  Holiday 2013 Cologne Collection ( check here http://vixenlady.blogspot.com/2013/11/bangkok-beauty-haul-nars-chanel.html ) aku jadi addicted sama niche brand yang belum available di Jakarta ini. This one is called Nutmeg & Ginger, cologne pertama yang diciptakan oleh Jo Malone sendiri. Wanginya unik, unlike any other cologne that I ever smelled. Kedepannya aku akan tulis review tersendiri mengenai cologne yang satu ini.

Harga: 100 ml harganya SGD 194 (sekitar Rp 1.784.800,-)  beli di butik Jo Malone, Ngee An City. Selain itu tersedia butik Jo Malone lainnya di Tang’s dan Marina Bay Sands

Jo Malone English Pear & Freesia Cologne
Sejauh ini English Pear & Freesia adalah wangi favorite aku dari Jo Malone. Fresh, pretty, and summery. Like eating a freshly baked warm pear pie di tengah-tengah kebun bunga. Saat di butik Jo Malone, beauty advisornya mencampur English Pear & Freesia dengan Wild Bluebell, wanginya jadi enak banget! Kedepannya aku juga mau beli yang Wild Bluebell.

Harga: 100 ml harganya SGD 194 (sekitar Rp 1.784.800,-)  beli di butik Jo Malone, Ngee An City.

Jo Malone Orange Blossom Cologne
This one smells true to what it says. Orange Blossom. Exactly like bunga jeruk yang seger. One of a kind, aku ngga pernah cium parfum lainnya dengan wangi seperti ini.

Harga: 30 ml harganya SGD 97 (sekitar Rp 892.400,-) beli di butik Jo Malone, Ngee An City.


Penhaligon’s Blenheim Bouquet Eau de Toilette
Didirikan di Inggris pada tahun 1870,  niche brand ini berhasil menggaet klien-klien dari lingkungan Kerajaan Inggris, Politisi, hingga Selebriti Hollywood.  Contohnya adalah Princess Diana, Queen Elizabeth, Margaret Thatcher, Sienna Miller, Kate Winslet, Kate Moss, masih banyak lagi.

Blenheim Bouquet sendiri diciptakan untuk  Duke of Marlborough lebih dari satu abad lalu, tepatnya pada tahun 1902.  Hingga saat ini Blenheim Bouquet masih menjadi top 5 bestseller perfume di Penhaligon’s. Dilaporkan bahwa Prince Charles, Prince William, & Winston Churchill adalah penggemar dari Blenheim Bouquet.

Harga: 50 ml harganya SGD 153 (sekitar Rp 1.407.600,-) beli di Escentials, Tangs. Selain itu Escentials juga tersedia di Paragon. Untuk butik Penhaligon’s sendiri terdapat di Marina Bay Sands dan Ion Orchard. Di Indonesia produk Penhaligon bisa di dapatkan di Papilion Duo, Pacific Place Jakarta.

Chanel Bleu De Chanel Eau De Toilette
Parfum cowok yang cocok dipakai untuk sehari-hari, ngga terlalu strong, ngga terlalu soft juga. Safe everyday choice.
Harga SGD 77.11 (sekitar Rp 709.412,- ) got it at Changi Airport Arrival Hall.


Chanel Les Beiges Healthy Glow Sheer Powder No 10
So, Gisele Bundchen is the face of this line, she looks so glowing on the advertorial & commercial, naturally I just can’t resist. With Chanel, touching up the makeup becoming a luxurious experience. I might write a full review in the future.

Harga: SGD 61.50 (sekitar Rp 565.800,-)  beli di Changi Airport Departure Hall

Shu Uemura Porefinist Cleansing Oil (Pink)
Aku sudah mencoba beberapa jenis cleansing oil Shu Uemura lainnya. Yang warna coklat tua, hijau, dan ungu. Semuanya sama baiknya, untuk kali ini aku mencoba yang warna pink yang diformulasikan untuk kulit berminyak.

Harga: SGD 104 (Rp 956.800) untuk 2 botol dengan isi masing-masing 450 ml & 100 ml. Beli di Changi Airport Departure Hall. Lebih murah dari harga Jakarta. Di Jakarta untuk 1 botol isi 450 ml saja, harganya mencapai satu juta lebih.

L’occitane Almond Milk Concentrate
Aku suka banget dengan krim yang satu ini, pernah aku review sebelumnya disini http://vixenlady.blogspot.com/2014/01/review-loccitane-almond-milk.html

Harga: SGD 42.40 (sekitar Rp 388.240) untuk ukuran 100 ml. Beli di Changi Airport Departure Hall

OPI Nail Lacquer in Russian Navy dan Midnight in Moscow
Harga: masing-masing SGD 14.90 (Rp 133.400,-)  beli di Changi Airport Departure Hall

Lush Tea Tree Water
I love Lush toner! Aku pernah coba Eau Roma, Breath of a Fresh Air, dan Tea Tree.  Tea Tree always be my favorite.  Tea Tree Water ini adalah toner untuk kulit berminyak & berjerawat. Kalau pakai ini kulit yang panas & iritasi rasanya sejuk dan nyaman.

Harga: SGD 27.50 (sekitar Rp 235.000,-)  beli di Wisma Atria


Josie Maran 100% Pure Argan Oil
Pure argan oil ini dapat dipakai di rambut, wajah, maupun tubuh. Let me know if you want a full review.

Harga: SGD 72 (sekitar Rp 662.400,-) beli di Sephora

Makeup Forever HD Microfinish Powder
I never tried HD makeup before. I was hesitant because I’ve seen so many case of HD powder gone wrong on pictures. Tapi karena rasa penasaran tidak bisa dibendung lagi, aku memutuskan untuk coba travel size HD powder ini. I will report my experince in the future.

Harga: Untuk travel size 4 gr harganya SGD 37 (Rp 340.400,-) beli di Sephora

Clarisonic Brush Head Delicate dan Deep Pore
I have the Carisonic Mia 2, agar tetap higienis brush nya harus diganti setiap 3 bulan sekali. Delicate & Deep Pore merupakan 2 jenis brushhead yang paling aku suka.

Harga: Masing-masing seharga SGD 35 (kurang lebih Rp 322.000,-) beli di Sephora

Fresh Sugar Rose Lip Treatment
Fresh Lipbalm has reached  the cult status product. They have so many types. Tadinya aku mau coba yang plum, namun saat kucoba, the plum one has brown tone yang aku kurang suka. Jadinya aku beli yang rose ini.

Harga: SGD 33 (sekitar Rp 303.600,-) aku beli di Sephora

Urban Decay Primer Potion in Original
UDPP aku sudah mau habis, oleh karena itu aku beli lagi. This one did an amazing job to keep my eyeshadow from creasing.

Harga: SGD 33 (sekitar Rp 303.600,-) beli di Sephora


Nah, selesai sudah haul aku kali ini. Kedepannya aku akan review beberapa produk yang sudah aku mention. Let me know if you want a specific product review. Jika kamu punya pengalaman dengan produk di atas, jangan ragu untuk share on the comments below. Have a blessed day everyone! 

Sunday, June 1, 2014

Sulwhasoo Kit

Hi semua,
Sebelumnya aku pernah melakukan review mengenai Sulwhasoo Charity Kit di http://vixenlady.blogspot.com/2014/02/review-sulwhasoo-charity-kit.html Hari ini aku mau review lebih mendalam mengenai kit dari Sulwhasoo yang baru aku dapat. 



Berbeda dengan Charity Kit yang isinya produk basic dari Sulwhasoo Essential Line, di dalam kit ini terdapat beberapa produk lain yang belum pernah aku coba. Sebagai informasi, Sulwhasoo Essential Line tidak langsung memberikan hasil instan di kulit aku, butuh waktu berbulan-bulan bagiku untuk menikmati these skin care products. Juga yang perlu aku tambahkan, tidak semua produk Essensial Line cocok di kulit aku, Essential Balancing Water  dan Essential Balancing Emulsion  menyebabkan aku jerawatan.

Apa saja produk yang termasuk dalam seri ini dan bagaimana hasilnya di kulit aku? Yuk kita lihat. Untuk mempermudah, akan aku susun sesuai dengan urutan pemakaiannya.

1. Gentle Cleansing Oil
Biasanya aku pakai cleansing oil Shu Uemura. Sudah beberapa tipe cleansing oil Shu Uemura yang kucoba dan hasilnya selalu memuaskan. Namun karena kebetulan Shu Uemuraku habis aku memutuskan untuk mencoba cleansing oil dari Sulwhasoo. Gentle Cleansing Oil dari Sulwhasoo mengandung White Birch untuk meningkatkan sirkulasi serta pergantian cell.  formulanya lembut untuk digunakan di area mata & bibir.

Cara pakainya, tuang sekitar 2 pumps oil ke telapak tangan yang bersih kemudian pijat-pijat di wajah, tambahkan sedikit air untuk meng- emulsify oil tersebut sambil terus dipijat-pijat. Setelah itu bilas dengan air hingga bersih. Hasilnya sih oke, base dan waterproof makeup hilang dengan mudah, namun rasanya seperti ada residu atau coating film yang tertinggal di wajah, Shu Uemura terasa lebih bersih dan segar. Aku rasa cleansing oil ini lebih cocok untuk kulit kering.

Setelah pakai Gentle Cleansing Oil aku cuci muka lagi dengan Gentle Cleansing Foam untuk memastikan kulit benar-benar bersih dan terbebas dari kotoran & sisa makeup.

2. Gentle Cleansing Foam
Tipe kulit aku berminyak, namun kadang jadi kering, merah, iritasi, dan mengelupas apabila overdosis krim-krim jerawat Erha Clinic. Kalau sudah begitu aku beralih pakai skincare yang lebih mild. Gentle Cleansing Foam ini salah satunya. Mengandung Japanese Apricot untuk melembabkan dan Dokudami untuk membersihkan serta menghaluskan kulit. Teksturnya gel dengan wangi herbal, tidak meninggalkan perasaan kesat setelah dibilas. Kadang aku combine Gentle Cleansing Foam ini dengan Clarisonic Mia 2. 

3. Clarifying Mask
Masker peel off ini memiliki warna serta tekstur lengket seperti madu. Aku biasanya pakai seminggu sekali. Terdapat kandungan Salomonseal Powder untuk menyerap minyak dan kotoran, Japanese Honeysuckle untuk melembabkan dan mencerahkan, serta obat herbal tradisional Korea untuk menjadikan kulit lebih bersih & segar.

Saat mengaplikasikan, oles agak banyak karena teksturnya cukup sulit untuk diratakan. Ketika kering, masker ini gampang dikelupas, tidak seperti beberapa masker peel off lainnya yang sampai bikin kulit sakit karena susah ditarik. Hasilnya memuaskan, kulit terlihat bersih dan cerah.  Namun kelihatannya aku nggak akan beli lagi, karena aku lebih suka masker GlamGlow yang hitam.

4. First Care Avtivating Serum
Serum ringan yang satu ini mengandung Milkvetch untuk meningkatkan sirkulasi sel-sel kulit, Dwarf Lilyturf , Licorice, dan ekstrak herbal menutrisi, menyehatkan dan melembabkan kulit wajah.  Setelah pakai First Care Activating Serum, kulit siap untuk menerima produk-produk berikutnya.

5. Essential Balancing Water 
Produk ini adalah toner berbentuk gel, yang mengandung Matrimony Vine untuk menenangkan kulit. Essential Balancing Water ini juga mengoptimalkan keseimbangan pH.c Namun sayangnya this exact product makes me break out ! jadi aku lebih sering skip produk ini dan oles di bagian leher saja.

6. Essential Balancing Emulsion 
Kalau yang ini adalah lotion ringan yang mengandung Mountain Peony untuk melembutkan dan Yai Jiu Hua untuk meningkatkan sirkulasi serta kejernihan kulit.  Kadang-kadang this product also makes me break out walaupun tidak separah Essential Balancing Water. Oleh karena itu aku lebih suka pakai di area leher.

7. Concentrated Ginseng Renewing Cream 
Krim yang satu ini merupakan salah satu produk favorit aku dari Sulwhasoo. Mengandung Miklvetch, White Mulberry, Jojoba, Avocado, Mango Seeds, Sunflower Oils, dan Ginseng Korea yang berusia 5 tahun yang semuanya berfungsi sangat baik untuk melembabkan dan meremajakan kulit.

Cukup pakai sedikit di malam hari dan besoknya kulit ditanggung jadi lembut seperti baby’s butt! Highly recommend it.

8. Hydro-aid Moisturizing Lifting Mist
Produk ini mengandung Purslane yang membuat kulit tetap elastis dan rileks, aroma herbal yang membantu mengurangi stress, dan bahan lainnya yang memberi kelembaban. Spray ini dapat digunakan sepanjang hari saat kulit terasa letih, kering, dan kusam. Saat mengantuk spray ini cukup bikin aku feeling fresh and alert. Untuk aku, produk ini not necessary but nice to have.


Jadi sekian dulu review aku kali ini, semoga bermanfaat bagi kalian para pembaca VixenLady yang cantik-cantik. Apabila kalian memiliki pengalaman  atau pertanyaan mengenai produk-produk di atas jangan ragu untuk meninggalkan komen di bawah. Have a blessed day everyone!!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...